Memancing jelas bukan hobi saya, namun setidaknya selama beberapa kali memancing, kalau dihitung-hitung kemungkinan keberhasilan memancing saya kira-kira tidak sampai 10%. Artinya dalam 10 kali saya melempar kail, belum tentu satu diantaranya berhasil mendapat ikan. Namun dari sekian kali saya melempar kail, sebanyak itu pulalah umpan saya dimakan ikan. jadi rupanya ikan-ikan itu lebih cerdik dari saya. Teman-teman saya selalu mengajarkan untuk menarik kail di saat yang tepat, jangan terburu-buru, tapi juga jangan terlalu lama. Nah itulah sulitnya!. Saya sulit memahami kapan detik yang tepat itu, sehingga bisa mendapatkan hasil pancingan.
Seringkali kegagalan menjual hampir sama dengan mencari moment menarik kail. Saat berbelanja di toko, seringkali pramuniaga akan mendekati kita untuk menawarkan bantuan. Namun alih-alih memberi bantuan, seringkali kehadirannya malah menciptakan risih bahkan jengkel, karena mereka hadir di moment yang kurang tepat.
Artinya, agar sukses kita membutuhkan keterampilan menemukan moment yang tepat. Kapan kita harus menarik kail, kapan kita harus mengulurkan umpan. Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi, siapa tidur pada waktu panen membuat malu. Pastikan kita menggunakan moment-moment yang tepat dalam hidup kita.
Jumat, 31 Juli 2009
Waktu Yang Tepat
Giving is Rich
Barangkali anda bertanya-tanya, mengapa memberi begitu penting untuk dibahas??? Karena memberi adalah kunci untuk menerima. Memberi adalah kunci untuk mengambil kesuksesan... menurut Johan Yang (Founder&Director of Total Quality Master of Corperate Motivator) ada tiga kategori orang tentang hal ini
1. Si Pengambil
Orang yang hanya menerima dan tidak pernah memberi.
Bukan apa yang bisa diberikan, tapi apa yang bisa didapatkan. Tidak fokus kepada orang lain, tapi fokus pada diri sendiri. Cirinya egois, pelit. tidak peduli dengan orang lain. Orang-orang ini seperti benalu yang hanya akan mengambil, tapi tidak pernah memberi
2. Si pedagang
Orang yang menerima dan kemudian baru memberi.
Tentu tipe si pedagang ini lebih baik daripada si Pengambil. Meski demikian, si Pedagang ini bukan yang terbaik soal memberi. Dia bersedia memberi, tapi motivasi utama mereka bukan menolong orang lain. orang-orang ini melihat hubungan sebagai suatu pertukaran. Dulu pernah diberi, maka supaya IMPAS dia harus memberi. Prinsipnya tidak mau merugikan, tapi juga jangan dirugikan.
3. Si investor
Orang yang memberi, kemudian menerima
Yang dilakukan hanyalah memberi dan menerima. Jika kemudian dia menerima sesuatu dari apa yang telah ditabur, dia tidak menganggap hal itu sebagai pertukaran, itu adalah akibat dari tindakannya dalam memberi. Inilah prinsip yang benar dalam memberi. Ada orang suka memberi, tapi bertambah kaya, ada yang suka menghemat, tapi bertambah miskin. Tangan diatas selalu lebih mulia daripada tangan di bawah. Giving is Rich!
Rabu, 24 Juni 2009
Tanpa Judul
Benarkah kita(Guru/pendidik) sudah melaksanakan tugas sebenarnya....
Ataukah kita hanya menjadi raksasa bagi mereka(peserta didik/siswa)
Hingga mereka sempat merasa kecil, kerdil dan tak berarti apa-apa
Benarkah kita sudah menjadi guru yang sebenarnya
Mengajari, mendidik dan membimbing mereka???
Ataukah hanya sekedar profesi tuk meraup materi
Sampai dimana kita mampu mengantarkan mereka
Dipintu gerbang sekolah ataukah dipintu gerbang masa depan mereka
Senin, 18 Mei 2009
Menyelam ke dalam Samudera Jiwa dan Ruh
Jiwa adalah sosok'non fisik" yang berfungsi dan bersemayan di dalam tubuh seorang manusia. Jiwa bertanggung jawab terhadap seluruh perbuatan kemanusiaannya. Eksistensi jiwa terbentuk ketika ia bergabung dengan fisiknya. Dan kemudian 'tak berfungsi' ketika berpisah dari badannya. Jiwa dan fisik adalah dua sisi yang berbeda dalam satu keping mata uang, yang tidak dapat berfungsi sendiri-sendiri. Keduanya baru berfungsi ketika ada bersama-sama.
Jiwa dan ruh memiliki perbedaan dilihat dari substansinya, fungsinya dan sifatnya.
1. Substansinya : kualitas jiwa bisa berubah-ubah, sedangkan ruh memiliki kualitas yang tinggi dan selalu baik& suci.
Kualitas ruh itulah yang menyebabkan tingginya kualitas seorang manusia, sehingga menjadikan para malaikat menghormatinya.
2. Fungsinya : jiwa sebagai "sosok" yang bertanggungjawab atas segala perbuatan kemanusiaannya, sedangkan ruh tidak.
3. Sifatnya : jiwa bisa merasakan senang, sedih, bahagia, kecewa. dll, sedangkan ruh bersifat stabil dalam kebaikan tanpa mengenal perbandingan.
Menurut Agus Mustofa ruh diibaratkan sebagai sistem operasi sedangkan jiwa sebagai program aplikasi.
Dimana Posisi Jiwa dan Ruh
Posisi jiwa berada di otak pada struktur tertentu dalam otak, sedangkan ruh telah menyebar dan meresap ke seluruk penjuru tubuh kita sebagai satu kesatuan yang utuh.
Akal dan kesadaran
Akal adalah seluruh"potensi kecerdasan" yang dimiliki seseorang baik melibatkan kecerdasan intelektual, emosional maupun spiritualnya. Ada 4 tingkat kesadaran pada diri kita yakni;
1. kesadaran inderawi
2. kesadaran rasional/ilmiah
3. kesadaran spiritual
4. kesadaran tauhid
Lanjut.......
Read More..
Jumat, 27 Maret 2009
Pencerahan Hidup
Saat memasuki tahapan mencapai target, kita akan berjuang memenuhi kualisifikasi yang dibutuhkan. Tahapan itu membuat kita melakukan aktivitas untuk mengembangkan diri. Lewat aktivitas ini, kita dapat mencari dan meraih pengetahuan baru, mengembangkan keterampilan (life skill), berusaha mengendalikan diri dan mempelajari hal-hal baru sebagai syarat mutlak mempertahankan eksistensi.
Bagaimana cara mempertahankan target?????
ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengefektifkan target yang dibuat.
Spesifik
Measureable
Attractive
Reasonable
Time limited
1. tentukan target yang ingin diraih
2. tetapkan target jangka panjang dan jangka pendek
3. jelaskan pentingnya target berdasarkan kontribusinya
4. uraikan secara detail rencana yang akan digunakan untuk mencapai target itu
5. sesuaikan standar perfoma dan kriteria pengukuran dengan tujuan
Sukses atau gagal dimulai dari pikiran. Jika kita berpikir gagal, maka saat itu kita sudah gagal. Memang nantinya kita akan diuji dengan kegagalan. Tetapi jangan berhenti melangkah menuju sesuatu yang lebih baik. Ingatkanlah diri kita bahwa sukses bukan hanya milik orang brilian, berbakat, penuh keberuntungan, dsb. Sukses adalah milik orang persisten (pantang menyerah)
Read More..
Senin, 09 Maret 2009
Ketika Es Antartika Terancam Oleh Pulihnya Lubang Ozon
Kendati suhu global meningkat, interior Antartika mempunyai situasi yang unik karena cenderung mendingin pada musim panas dan gugur selama beberapa dasawarasa belakangan.
Ilmuwan mengaitkan pendinginan tersebut dengan adanya lubang pada lapisan ozon yang mempengaruhi pola sirkulasi atmsofer dan memperkuat angin yang mengarah ke barat dan berputar-putar di dalam benua Antartika. Angin tersebut mengisolasi interior Antartika dari pola pemanasan, sebagaimana yang teramati pada semenanjuang Antartika serta bagian lain dunia (Gb.1).
Upaya untuk mencegah terjadinya lubang pada ozon telah dilakukan semenjak lama. Protokol Montreal tahun 1987 telah berhasil mengupayakan pelarangan bahan-bahan perusak ozon, sehingga kerusakan yang lebih parah bisa terhindarkan. Tetapi permasalahan tidak sesederhana itu. Studi telah dilakukan pada dinamika antara ozon strastosfer dan kondisi atmosfer dari tahun 1950 sampai akhir abad ke dua puluh; hasilnya menunjukkan bahwa ketika tingkat ozon terpulihkan, lapisan bawah stratosfer di atas Antartika - 10-20 km di atas permukaan BUmi - akan menyerap radiasi ungu-ultra, dan menaikkan temperatur sampai 9 derajat C, mengurangi gradien temperatur utara-selatan yang kuat. Kalau sudah begitu, temperatur menjadi lebih ’suam-suam kuku’ di Antartika, bersamaan dengan itu, angin yang mengarah ke barat menjadi lebih lemah dan menghasilkan temperatur yang lebih hangat dan kering di Australia dan meningkatnya presipitasi di Amerika Selatan.
Model iklim, sebagaimana yang dipergunakan oleh IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change’s) tidak memperhitungkan detil mengenai kimiawi ozon. Banyak model tidak menyertakan situasi pada 30 km di atas permukaan Bumi, sementara untuk menjelaskan stratosfer itu paling tidak membutuhkan ketinggian sampai 60 km. Tentu saja ini menjadi tantangan bagi ilmuwan yang bekerja pada analisis iklim untuk memperhitungkan perubahan ozon dari pengurangan sampai penyembuhannya selama abad dua puluh dan dua puluh satu.
Jika didapatkan umpan-balik bahwa ternyata pencairan es berdasarkan model yang ada masih kurang tepat, maka tingkat aman karbon-dioksida yang ditetapkan selama ini juga salah. Produktivitas biologi di lautan ditentukan oleh pola sirkulasi lautan dan atmosfer, sehingga studi mendatang harus bisa menggandeng sekaligus dinamika lautan pada kimiawi ozon dan iklim.
Stres dan Depresi: Akibat Tidak Menjalankan Agama
- Cemas dan Panik: Suatu perasaan yang menyebabkan peristiwa tidak terkendali.
- Mengeluarkan keringat yang semakin lama semakin banyak
- Perubahan suara: Berbicara secara gagap dan gugup
- Aktif yang berlebihan: Pengeluaran energi yang tiba-tiba, pengendalian diabetik yang lemah
- Kesulitan tidur: Mimpi buruk
- Penyakit kulit: Bercak, bintik-bintik, jerawat, demam, eksim dan psoriasis .
- Migrain
- Gangguan pernapasan, pendek napas
- Alergi
- Sakit pada persendian
- Mulut dan tenggorokan kering
- Serangan jantung
- Melemahnya sistem kekebalan
- Pengecilan di bagian otak
- Perasaan bersalah dan hilangnya percaya diri
- Bingung, ketidakmampuan menganalisa secara benar, kemampuan berpikir yang rendah, daya ingat yang lemah
- Rasa putus asa yang besar, meyakini bahwa segalanya berlangsung buruk
- Kesulitan melakukan gerak atau diam, memukul-mukul dengan irama tetap
- Bersikap yang tidak sesuai dengan akal sehat
- Perasaan tidak berdaya atau tidak berpengharapan
- Kehilangan atau peningkatan nafsu
Dalam sebuah ayat lain, Allah telah menyatakan bahwa
diadaptasi dari http://www.harunyahya.com/indo/artikel/076.htm Read More..
Selasa, 03 Februari 2009
Tour Jkt-Bndung
B'mimpilah setinggi monas
Cintaku sedalam kawah Tngkuban perahu
Setiaku setegak tugu
Kamis, 15 Januari 2009
CINTA
Tapi adakalahnya satu rasa muncul di dua kisah, yakni TaNgiS
Cinta adalah ANUGERAH, saat cinta datang sambutlah dia
Tapi saat cinta pergi, hati MERANA, maka IKHLASkanlah
Biarkan dia pergi Read More..
Selasa, 13 Januari 2009
PiLiHaN HiDUp
Dalam hidup selalu ada PILIHAN, sama halnya dengan menikah.
Menikah adalah pilihan hidup.
"Ketika seseorang telah menikah, maka dia telah menyempurnakan separuh agama. Maka hendaklah dia bertakwa kepada Alloh dalam separuh yang tersisa"(HR.Baihaqi).
Lalu bagaimanakah dengan MELAJANG.
Benarkah melajang itu sebuah pilihan atau keterpaksaan?.Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Banyak faktor yg mempengaruhi ketika seseorang memutuskan untuk melajang diantaranya latar belakang hidup, budaya dan...................................
Siapa laki-laki pilihan para wanita muslimah untuk menjadi pendamping hidup? Seorang pejabat, hartawan, atau si wajah tampan? Bisa jadi itu semua bukan pilihan utama dan lebih menjatuhkan pilihannya pada laki-laki dengan syarat ketinggian taraf keimanan, ibadah serta aktifitas sosial dan dakwah yang lebih darinya. Ataukah cukup yang biasa-biasa saja dan setara
Pilihan Cinta
Mencoba tuk pahami
Mencari CELAH hatimu
Bila harus menangis aku kan menangis
Namun air mata ini telah habis
Segalanya telah kuberikan
Tapi kau tak pernah ada perhatian
Mungkin kita harus jalani
Cinta memang cukup sampai di sini
Mencoba tuk rasuki
Menyentuh palung jiwamu
Bila harus mengiba, aku kan mengiba
Namun RASA ini telah sampai di ujung lelahku
Rabu, 03 Desember 2008
Senin, 10 November 2008
Love
Love is BLIND
I don't know why l love you
Live is beautifull
Live must go on although world
So what's difference love and live?
