Minggu, 07 Desember 2014

Kisi kisi UAS

Uas Ganjil 2014
1. teori sel
2. komponen kimiawi se
3, 4. struktur sitoplasma
5,6,7. fungsi organella

Read More..

Selasa, 21 Oktober 2014

Hari Makin Panas

Pasti bagi kalian yang sering keluar rumah merasakan panas yang bedengkang pada siang hari (atau bahkan pagi hari?), kan? 
kenapa ya kok makin hari siangnya makin panas? 
ya! artinya bumi udah semakin panas bukan karena perubahan iklim atau karena musim pancaroba. Kok bisa ya?

Read More..

Rabu, 12 Desember 2012

Cara Membuat Jus Kulit Manggis Sendiri

Bahan : - 1 buah manggis. - Madu - Gula rendah kalori, atau gula aren. - 1 gelas air matang. Siapkan 1 buah manggis yang bagus, sudah matang, dengan ukuran sedang sampai besar. Pilih yang kulitnya paling bersih, dan bebas dari getah2 kuning khas manggis. Buanglah kelopak manggis (yang berwarna hijau) yang berada di pangkal buah manggis tempat batang manggis tsb. Cuci bersih buah manggis tsb, utk menghilangkan kotoran dan noda2 yang yg menempel pada kulit manggis. Jika anda mau, anda boleh mengupas (tipis-tipis saja) kulit luar manggis yang keras itu dan membuangnya. Siapkan blender, atau alat pembuat jus. Bukalah manggis dengan tangan sehingga pecah merekah. WALAUPUN INI JUS KULIT MANGGIS, TAPI BUKAN HANYA KULITNYA SAJA YANG DI JUS, tapi semuanya, TERMASUK BIJINYA. Jadi, masukkan semua daging manggis (yg berwarna putih sekalian biji manggis didalamnya) kedalam wadah blender. Potong2lah kulit manggis (daging kulit), boleh dengan pisau, atau boleh dengan menyobek2nya, dan masukkan juga kedalam wadah blender. Tambahkan 4-5 sendok makan madu, dan air matang sebanyak 1 gelas (350-400 cc). Nantinya jika kurang manis, boleh ditambahkan madu secukupnya atau gula aren atau gula rendah kalori (Tropicana Slim) sesuai selera. Blenderlah manggis beserta kulit (daging kulit), dan bijinya tsb sampai benar-benar halus (sekitar 3 - 4 menit). Jus kulit manggis telah siap. Simpanlah dalam wadah yang bisa di tutup rapat, bisa botol, atau wadah Tupperware, dan simpan di lemari es. Aturan pakai : 3 x sehari, @3-4 sendok makan (40cc) setelah makan. CATATAN : - Jus ini rasanya tidak enak. Untuk merubah rasanya agar lebih enak, silahkan berimprovisasi dengan menambahkan 1 sendok teh cuka rosella, atau cuka apel, atau setengah buah apel, atau 8 buah buah anggur, atau perasan jeruk lemon dll. (Tapi kalau saya pribadi, tidak ada masalah dengan rasa jus yg tidak enak ini) Dan jika anda ingin berimprovisasi, maka pikirkan agar bahan2 tambahan yang anda campurkan, tidak merusak rasa asli dan khasiat dari kulit manggis itu sendiri. - Permukaan atas jus ini akan menghitam jika terkena udara, ini tidak ada masalah, tidak perlu dibuang lapisan yang menghitam ini. - Tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. - Pada awal pemakaian, perut terasa tidak enak. Maka tidak usah kuatir. Ini biasa, sebab ada reaksi tindak balas utk pertama kali dari tubuh terhadap kandungan zat dalam jus ini. Untuk pemakaian berikutnya, rasa tidak enak ini akan hilang dengan sendirinya (at least, ini yang saya alami) Dalam 2-3 hari pemakaian, efek pengobatan dari jus ini akan membuahkan hasil secara nyata dan signifikan, setidaknya itu yang saya alami terhadap penyakit jantung koroner saya. Anda boleh menyebarkan resep ini (copas), TAPI jangan lupa, untuk mengemban amanat imiyah, sertakan sumber rujukan ilmiyah dari url link mana anda mengcopasnya. Dan jika anda mau, anda boleh membuka usaha penjualan jus ini, tanpa harus membayar apapun kepada saya. Tapi ingat, jangan racuni konsumen anda dengan bahan pengawet. Semoga bermanfaat. Author : -Abu Ayaz- http://abuayaz.blogspot.com/2011/12/resep-cara-membuat-jus-kulit-manggis.html

Read More..

Senin, 29 Oktober 2012

Bimbang Hati

Mengapa kau kembali Tuk membawa Beribu kenangan indah Hampir saja semua itu terlupa Mungkin kau tak sadari Arti hadirmu untukku Entah ku suka atau menyayangimu Sungguh ku tak mengerti Seberapa berartinya dirimu Yang pasti ketika rasa itu hadir Ada ragu dihati Haruskah ku menyayangimu Bila kini kau ada yang mencintai Dan aku ada yang memiliki

Read More..

Rabu, 08 Agustus 2012

Aku ingin Dewasa bukan Tua

Tak ada kaki lagi yang bisa menopang slain kaki kita sendiri.. suatu filsafat kedewasaan seseorang.. Beribu cara tuhan mendewasakan mahluk'a.. Trmasuk memberi dan mengambil bagian dari hidup seseorang.. Yang pergi biarlah pergi yang kini kita harus perjuangkan agar nanti yang akan datang kita lebih bisa memaknai'a.. Hitam putih,sedih senang adalah pasangan sejati.. Tak ada yang mampu memisahkan'a.. bersenanglah jika kau ''sedih'' karna pasti akan datang kesenangan.. Begitu juga ''senang'' bersedihlah jika kau senang karena senang akan cepat di gantikan kesedihan... jangan pernah menjadi manusia pasrah.. Karna pasrah tak akan mnylesaikan masalah... kita harus kuat dan mampu berdiri di atas kaki kita sendiri Diposkan oleh PENA HITAM

Read More..

Bukan Remaja Labil

Pesona dunia kadang melenakan siapapun yang menyambutnya dengan suka cita. Tapi apa iya seperti itu, friend?. yups, dunia ini hanya menyamankan seseorang yang tahu akan batas akhir kesukaannya atas dunia. Dan malah dunia ini akan semakin mencengkeram dan menggorok hati mereka, bagi siapapun yang bersedia menghamba dan menenggelamkan diri bersamanya. Dan setiap orang pastilah mengalaminya, yaitu masa remaja. Ya, masa ini sebenarnya adalah seberat- berat cobaan, dan seindah- indah nikmat bagi siapapun yang menyadarinya. Nggak percaya? Coba aja!. Semakin kamu tenggelam bersamanya, dan memanjakan pikiran kamu dengan alasan "Ah aku masih remaja, masih banyak waktu buat have fun", lalu kamu nikmati dunia itu dengan cara yang dilarang Allah, maka yang ada di detik selanjutnya adalah "panen" atas perbuatan kamu yang sayangnya adalah kamu tanam sendiri dengan tanganmu. Dan sebaliknya, saat kamu benar- benar bisa mengkontrol darah panas dan semangat kamu yang masih meluap-luap itu, dan saat kamu masih bisa pegang kendali atas dirimu yang labil itu, maka jalan kesenangan justru akan sangat berpihak kepada kamu. Lihat saja buktinya yang terjadi di sekitar kamu. Ya Allah, betapa kasihan teman- teman kita yang niatnya sih senang- senang, tapi akhirnya malah jadi aib seumur hidup. Kalau- dipikir- pikir, Betapa egois mereka itu pada diri mereka sendiri sebenarnya. Karena bahkan mereka telah menyengsarakan diri mereka sendiri untuk menjadi bagian dari sebuah susah. Dan, nggak sampai disini saja, Lihatlah nanti ketika mereka tua dan ketika nasib baik tidak berpihak kepada mereka, maka dengan susah payah mereka akan menyalahkan siapapun bahkan Allah,.. dan siapapun lah, asal bukan dirinya sendiri. Dan apakah hal seperti ini menambah kebaikan buat mereka?. Absolutely, NO!. Friend, nggak cukup disana aja loh ternyata. Keburukan itu bahkan bisa berefek seperti “bola salju” yang bakal menempel dinama belakang nama kita, seumur hidup... seumur hidup. Keburukan kita juga akan berakibat buat orang- orang yang menyayangi kita, misalnya orang tua kita. Dan, jangan bilang kalau ini adalah cara terpintar untuk kita bisa membalas jasa terbaik mereka setelah sekian lama merawat kita!. So, sebenarnya menjadi remajapun adalah juga tentang tanggung jawab. Dan mulai hari ini, sudahkah kita mengingatkan diri kita bahwa, kita bukan generasi yang "sakit" yang hanya bisa mennghabiskan jatah nafas di dunia, untuk sesuatu yang sia- sia?Bukankah semua hal di dunia pastilah akan dimintai pertanggungan jawab pada setiap detiknya?. Jawabnya kamu sendiri yang bakal tahu. (NayMa/Voa-islam.com)

Read More..

Rabu, 11 Juli 2012

Media Pembelajaran

Anda Butuh Media Biologi Kunjungi Blog Kami Media Pembelajaran Hubungi Kami 081330644695

Read More..

Senin, 02 April 2012

5 Tips Menghalau Galau

Kata galau saat ini makin popular saja, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Terutama di kalangan kaum muda usia, seolah tiada hari tanpa kata galau. Untuk memastikan tingkat populeritas kata galau, maka dicobalah penelusuran melalui situs pencari Google, ternyata diperoleh 2.810.000 hits, luar biasa. Sedangkan Yahoo! mencatat 755.000 hits. Kata galau juga kerap tampil di situs jejaring social Facebook dan Twitter. Lantas, apa yang dimaksud dengan galau itu ? Galau serumpun dengan cemas, namun beda dalam takaran. Dengan kata lain galau adalah gejala cemas. Jika galau dibiarkan maka akan terakumulasi menjadi cemas. Nah, kalau cemas dibiarkan maka akan terkumpul menjadi depresi. Galau adalah suatu kondisi ketika pikiran dan perasaan tidak tenang, tidak menentu dan kurang nyaman. Gejalanya muncul gelisah, bingung, bĂȘte, mumet, serba salah, bosan, dan beragam perasaan negatif lainnya, semuanya menyatu sehingga menimbulkan kegalauan. Galau bisa menimpa siapa saja, baik anak-anak, remaja, dewasa bahkan manula. Namun penyebab kegalauannya tentu saja berbeda dan beragam. Di kalangan remaja hal yang sering menyebabkan kegalauan ialah keberadaan “teman dekat”. Masa remaja diwarnai dengan mulai munculnya perasaan suka sama lawan jenis, mulai memperhatikannya, mulai memikirkannya, dan tentu saja mulai menggalaukannya. Seorang remaja yang masih SMP atau SMA sering termenung dalam kesendirian, mulai dilanda kegelisahan dan perasaan serba tidak menentu, dilengkapi dengan asa dan harap cemas mengenai ketertarikannya pada lawan jenis. Galau juga melanda kelompok usia di atasnya, misalnya kalangan mahasiswa, baik karena “kisah cintanya”, krisis identitas yang dialaminya, menyangkut perkuliahan, bahkan ada juga mahasiswa yang galau dengan kondisi bangsa dan negaranya. Ya, galau bisa melanda siapapun, termasuk kalangan Manula yang galau dengan kelanjutan perjalanan hidupnya. Lantas, bagaimana trik untuk menghalau galau ? Berikut 10 trik menghalau galau yang mudah untuk diterapkan. Pertama, ketika galau melanda segera alihkan perhatian, ganti chanel. Seperti ketika sedang menonton televisi, ada acara yang tidak disukai, lekas ganti chanel, cari program yang menghibur dan membuat semangat. Kedua, galau biasanya datang saat sedang sendiri, oleh sebab itu carilah teman. Terutama teman yang bersikap, berkebiasaan, berkata dan berpikiran positif. Teman di sini maksudnya siapa saja yang bisa diajak ngobrol, tukar pikiran, atau curhat. Ketiga, isilah hari-hari dengan penuh kesibukan yang positif dan produktif. Galau muncul saat ada kekosongan, ada waktu luang, dengan menyibukan diri maka tidak ada kesempatan untuk “diinvasi” dan “diintervensi” galau. Keempat, sudah terbukti bahwa berolahraga dapat menyehatkan fisik, mental dan pikiran. Dengan demikian, olah raga merupakan penghalau galau yang paling efektif. Sebenarnya yang dimaksud olah raga begitu luas dan beragam. Jenis olah raga yang paling murah, mudah dan meriah adalah jalan kaki. Nah, ketika gejala galau mulai datang, enyahkanlah dengan berjalan kaki, ke mana saja, kalau perlu ajak adik, kakak, teman atau siapun supaya sekalian berbagi rasa. Kelima, kalau kondisi kegalauan sudah kronis dan sistemik, maka harus ditangani secara profesional, sebab yang terjadi ialah awal depresi, yaitu mulai terjadinya gejala gangguan jiwa. Dalam menjalani kehidupan setiap orang menghadapi beragam persoalan, baik yang subyektif maupun yang obyektif. Setiap hari dihadapkan pada ketidakpastian yang menimbulkan kegelisahan berkepanjangan dan munculah galau. Oleh sebab itu, cara berpikir harus mendapat perhatian, begitu pula sikap dan kebiasaan dalam menjalani kehidupan. Perlu ada tata kelola dalam berpikir, berperasaan, berkata, bersikap, berbuat dan berinteraksi. Diperlukan acuan atau software yang jelas dan orisinal dalam menjalani kehidupan. (Atep Afia). adapted by http://www.pantonanews.com/1030-5-tips-menghalau-galau

Read More..

Rabu, 07 Maret 2012

Jika Semua Harus,......?!?

Dengan apa akan aku gambarkan suasana yang meruang sudut – sudut sempit jiwa ? apakah harus aku sapukan kuas dari warna bias pelangi, agar sedikit terlihat indah dan tidak terkesan gambaran rasa yang jemu. Atau akan aku berikan warna yang apa adanya, biar terlihat natural dan alami walau hasilnya penuh dengan tabiat amarah. Bahkan mungkin tidak aku warnai sama sekali, biar tetap kosong berhenti pada titik terakhir pelabuhan rasa. Istana pasir yang sempat roboh berulang kali. Dengan susah dan perih meraja ku usaha bangun dan menata ulang kembali. Dan roboh untuk ke sekian kalinya lagi. Entah mengapa ? tak sempat terfikir akal sehatku pada ahirnya engkau kembali lagi untuk meruntuhkanya. Kepercayaan yang menjadi pondasi istana pasirku, harapan menjadi lebih baik yang menjadi dinding istana pasirku, dan impian tentang sebuah perubahan yang menjadi atap istana pasirku. Olehmu sendiri itu semua sirna tak berarti. Apa sebenarnya arti dari sebuah komitmen atas pengakuan sebuah janji ? apa arti sesungguhnya dari janji untuk tidak mengulang salah yang sama berulang – ulang ? dan apa arti maaf yang seribu kali terucap saat berbuat seribu kesalahan ? apakah itu hanya sekedar kiasan atau metafora kata – kata saja, atau itu sebatas ungkapan teoritis belaka, bahkan apakah itu tak lebih dari karangan fiktif seperti karya sastra. Semestinya engkau tahu mana jalan yang memang itu benar dan baik untuk engkau lalui, sebuah jalan yang tidak menyebab rasa ingin beranjak pergi. Seharusnya kejadian yang telah lalu dapat memberikan pelajaran penting dan berharga. Dan selayaknya semua kesalahan yang pernah dilakukan dapat menjadi kesadaran untuk tidak lagi mengulangnya. Pernah aku bicara waktu itu tentang persoalan yang menyebab aku tak nyaman, siksa batin yang merayapi. Kemudian tentang jenuh yang sempat membuat aku benar – benar ingin pergi saja. Kubicarakan semua itu . Harapan agar ada jalan keluar dan solusi. Namun engkau tetap saja ….!!!! Hingga aku berusaha untuk melupa lupa tentang itu semua dan ku coba menata ulang kembali rasa yang berserakan. Dan sekarang …. Engkau berikan aku lagi…??????? Mungkin kata – kataku sudah kian tak berarti untuk kau ikuti, perasaan yang aku tata berulang kembali tak dapat engkau hargai. Imbalan rasa nyeri hati yang aku terima. Amarah dan rasa enggan yang timbul kuat menguasai. Sekarang semuanya terserah padamu …..!!!!! akan aku coba untuk diam dan tak lagi mengingatkan sesui inginmu…. Lalu jika nanti aku lebih memlih untuk diam dan berhenti pada sebuah titik akhir. Maka jangan kau pinta aku lagi untuk kembali menata pecahan – pecahan rasa yang berserakan. Biarkan aku sendiri ….. !!!!!!

Read More..

Mengeja Hatimu

Apakah senyum pelangi menjadi kecut bagimu ? Basah embun telah menjadi batu kristal jiwamu; Menjadikan dingin seisinya Ku eja kembali bahasa hatimu Setiap abjad menjadi kosa kata dengan tanya Apa maksudnya ? Semalam kutanyakan pada Tuhan. DIA diam. Atap dan dinding tetap bisu Dan setan menertawakan. Dia Mengejek. Tapi iblis iri. Karena ku mampu menjaga Cinta dengan aman Meski dihujam hujat diantaranya Lelakiku, Apa ku sanggup membungkus sebanyak tak terhitung indahnya? Juga sembilunya nanti

Read More..

Senin, 05 Maret 2012

Ketika Hati Tak Terjaga Lagi

Astaghfirullah.... Sedikit waktuku lagi untuk merenung Sampai tiba saat ini Di saat tulisan ini mulai tertoreh Di saat mata ini mulai terbuka Di saat lidah mulai mengeja Di saat hati mulai menerjemah Di saat aku merasa lemah tanpaMu Dan di saat ini Wahai Pemilik Hati….. Aku tidak tahu kapan hati ini mulai tak terjaga lagi Hingga aku tak tahu pasti bagaimana rasanya Ada kegundahan di sana Ada kekhawatiran di sana Ada harapan, ada cita.....tapi aku tahu, itu kosong Karena aku sendiri tak dapat memastikannya Wahai Pemilik Hati....... Kini aku tak bisa menahan rasa yang sudah terlanjur ada Bersihkan hatiku untukMu Mudahkanlah usahaku untuk seperti itu Aku rindu saat-saat sendiri dengan keyakinan kuatku akan cintaMu Kegundahan dan kekhawatiran itu menggangu malam-malamku Harapan dan cita-cita yang kosong itu menghabiskan hari-hariku Sehingga aku kehilangan Engkau Pemilik Hatiku...... Tambahkan rasa takut yang sempat hilang Rasa takut akan azabmu yang sangat pedih Rasa takut kehilangan cintaMu yang sebenar-benar cinta Engkau yang berhak dan kuasa atas semua Berikan aku tambahan rasa takut akan kuasaMu yang tak terduga Bersihkanlah yang sudah membuat kotor Lagi...mudahkanlah usahaku untuk seperti itu Engkau Sang Pemilik Hati..... Sungguh ketenangan ini datang hanya dengan cintaMu, hanya cintaMu Dan aku tak mau kehilangan itu Seperti yang mulai kurasakan sekarang Bila itu kusebut cinta, Cintaku tak akan mudah bila seperti ini Cintaku tak akan mudah bila aku definitifkan Cintaku tak akan mudah bila aku tak pandai menempatkannya Cintaku tak akan mudah bila aku tak tahu harus kapan memulainya Dan cintaku pasti tak akan mudah bila justru semakin membuat aku jauh dari Mu Pemilik Hatiku..... Tambahkan kekuatan untuk ku sabar menunggu rencanaMu Rencana besar untuk ku yang menambah semakin besarnya cintaMu padaku Engkau yang paling mencintaiku... Yang pasti tahu siapa dan kapan yang terbaik untuk ku Mudahkanlah aku untuk bisa selalu mengerti itu Ambillah semua yang melalaikan aku dari Mu Agar aku selalu dan hanya bergantung pada Mu Berharap hanya pada Mu Karna aku takut kehilangan kasih sayangMu Dan lagi...azabMu sungguh sangatlah pedih Untuk perasaan yang bila itu disebut cinta Mengertilah....pemilik hatiku tak akan membiarkanmu berlama-lama menari di hatiku Mengertilah.....aku tersiksa karena mu, tersiksa karena kehilangan cinta sejatiku Tunggulah sampai pemilik hatiku mengijinkanmu menghiasi hidupku Jangan sekarang....jangan sekarang Karena sungguh tak pernah akan menjadi mudah untukku nanti Dan mengertilah bahwa aku sangat takut itu Engkau pemilik hatiku..... Bersihkanlah kembali hatiku Agar bisa kupasrahkan lagi semuanya hanya pada Mu Bila sudah terlanjur banyak kotor dan rusak bahkan mati, Sudilah Engkau menggantinya dengan hati yang baru Hati yang selalu mengharap cintaMu dan hanya bergantung padaMu Bukan yang lain.. Written at 2.30 am, May 30 2010, dengan harapan menyentuh setiap hati (-_-) Hasil kopian dr catatan seorang teman. adapted by : http://ukhti-leni.abatasa.com/post/detail/11742/ketika-hati-tak-terjaga-lagi

Read More..

Senin, 27 Februari 2012

Nak,belajarlah untukmengerti luka

nak, belajarlah untuk jatur lebih dahulu sebelum kau mengepakkan sayapmu dan membumbung menjangkau langit yang terus saja kau kejar untuk sebuah kepuasan akan citamu nak belajarlah untuk sakit sebelum akhirnya kau terpuruk dan menjadi lemah sebelum akhirnya kau duduk dan bertekur dan mengerat menjadi sebuah nestapa bukan untuk hati mengatakan tidak tapi belajarlah untuk melihat bukan maksud hati untuk bukan tapi belajarlah untuk merasakan beban . belajarlah untuk mencintai luka sebelum kau benar benar merasakannya belajarlah untuk mengerti duka sebelum kau terbuai dalam suka . dan jika kau sudah mengeti apa itu suka dan duka kepakannlah sayapmu untuk mencoba rengkuhlah dunia dalam genggaman sayapmu dan nikmatilah apa yag menjadi inginmu . nak, kudoakan untuk kau bisa menjadi satu dengan dunia entah itu suka maupun duka tapi kuharap kau belajar itu semua . kudoakan kau bahagia kudoakan kau sejahtera kudoakan kan berkarya dan kudiakan kau membahana . nak, hanya itu yang kuminta tak lebih dari sebuah kata-kata tapi kuharap benar-benar kau rasa belajarlah untuk mengerti luka sebelum kau bersuka

Read More..

Ibu

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia. Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah. Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa. Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista. Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibinya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatinya. Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya. Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian. Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian. Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud. Penuh cinta dan kedamaian. :+: Khalil Gibran :+:

Read More..